Lowbed dan self loader sama-sama dipakai membawa alat berat di jalan raya, tetapi bentuk dan kemampuannya berbeda. Pilihan yang tepat membuat unit naik-turun dengan aman, sedangkan pilihan yang keliru bisa membuat truk tidak sanggup mengangkut atau tidak bisa masuk ke lokasi.
Tanya Armada yang CocokJawaban Singkat
Perbedaan lowbed dan self loader ada pada bentuk dan cara unit naik. Lowbed adalah semi-trailer berlantai rendah yang ditarik tractor head; unit naik sendiri lewat ramp belakang, dan dipakai untuk unit sekitar 12 ton ke atas seperti excavator PC200–PC300, bulldozer, dan wheel loader. Self loader adalah truk dengan lantai yang bisa dimiringkan dan dilengkapi winch, praktis untuk unit ringan dan unit mogok yang harus ditarik naik.
Poin Penting
Lowbed (low bed trailer) adalah semi-trailer dengan lantai muat yang posisinya rendah, ditarik oleh truk kepala (tractor head). Di bagian belakang terdapat ramp yang diturunkan sehingga alat berat bisa berjalan naik dengan tenaganya sendiri.
Self loader adalah truk dengan lantai bak yang bisa digeser dan dimiringkan sampai menyentuh tanah. Truk ini dilengkapi winch (derek tali baja) untuk menarik unit naik ke lantai bak.
| Aspek | Lowbed | Self Loader |
|---|---|---|
| Konstruksi | Semi-trailer ditarik tractor head | Truk dengan lantai bak bisa dimiringkan |
| Cara unit naik | Unit jalan sendiri lewat ramp | Unit ditarik winch atau jalan pelan |
| Unit mogok | Perlu bantuan crane | Bisa ditarik winch |
| Unit yang cocok | Sekitar 12 ton ke atas, unit tinggi | Unit ringan, umumnya sampai sekitar 10 ton |
| Manuver | Butuh ruang belok luas | Lebih lincah di lokasi sempit |
| Tinggi lantai | Rendah | Lebih tinggi dari lowbed |
Kapasitas pasti tergantung armada yang tersedia. Angka di atas adalah patokan umum untuk perencanaan.
| Unit | Armada yang umum dipakai |
|---|---|
| Mini excavator PC30–PC50 | Self loader |
| Forklift 2–5 ton, skid steer | Self loader |
| Excavator PC78 | Self loader berkapasitas besar atau lowbed |
| Excavator PC200 / PC210 | Lowbed |
| Excavator PC300 / PC350, bulldozer D85 | Lowbed tiga sumbu |
| Wheel loader, motor grader | Lowbed |
| Unit mogok kelas ringan | Self loader dengan winch |
| Unit 40 ton ke atas | Multi-axle trailer |
Kelas berat tiap model excavator ada di berat excavator per kelas.
Unit kelas tambang, crane besar, dan modul plant biasanya memakai multi-axle trailer, yaitu trailer dengan banyak sumbu roda untuk menyebar beban. Unit seperti ini sering perlu dibongkar sebagian, misalnya bucket, arm, atau counterweight dilepas, dan perjalanannya memerlukan izin jalan serta pengawalan.
Untuk muatan seperti ini, rute darat dan laut biasanya direncanakan sekaligus lewat layanan project logistics alat berat.
Lowbed dan self loader sering menjadi bagian dari pengiriman antar pulau, yaitu dari pool ke Tanjung Priok dan dari pelabuhan tujuan ke titik yang disepakati. Layanan sewanya ada di jasa sewa truk lowbed, dan cara memilih kapalnya di perbedaan Ro-Ro, LCT, dan tongkang.
Lowbed adalah semi-trailer berlantai rendah yang ditarik tractor head dan dinaiki unit lewat ramp belakang. Self loader adalah truk dengan lantai bak yang bisa dimiringkan dan dilengkapi winch untuk menarik unit naik.
Excavator kelas PC200 dengan berat sekitar 20–22 ton umumnya diangkut lowbed.
Untuk unit ringan seperti mini excavator, forklift, dan skid steer, serta unit mogok yang perlu ditarik naik dengan winch.
Bisa, tetapi unit perlu dinaikkan dengan bantuan crane karena lowbed mengandalkan unit naik sendiri lewat ramp.
Trailer dengan banyak sumbu roda untuk menyebar beban, dipakai untuk unit sekitar 40 ton ke atas, crane besar, dan modul berat.
Butuh lowbed atau self loader?
Kirim jenis unit, berat, dan rute angkutnya. Admin cocokkan dengan armada yang sesuai.
Chat Admin 0812 581 581